ITB...Oh ITB...
Reaksi pertama membaca postingan Dissa: tertawa (bisa getir, bisa lucu, sambil geleng-geleng kepala)
Kamu bukan yang pertama nak. *tertawa*
Begitu mendengar ITB emang kesannya bagaimana, bahkan sejak kecil. 'Susah masuknya', 'Universitas terbaik di Indonesia', 'Tempatnya orang-orang pinter', atau kayak yang Dissa denger 'Institut Terbaik Bangsa' dan banyak lagi. Emang ITB kesannya wah, jadinya secara alami banyak orang yang masuk dengan ekspektasi tinggi dan kecewa begitu melihat kenyataan yang berbeda dengan bayangan.
Sejujurnya aku ga termasuk, karena buat masuk aja sudah alhamdulillah, dan ga nuntut banyak dari ITB sendiri karena setidaknya mendapat lingkungan yang kondusif buat belajar maksimal, di Bandung, dikelilingi orang-orang pintar dari seluruh Indonesia, bahkan ada yang dari luar! Aku malah terkagum-kagum pada pake proyektor ama Comlabs (terutama pada Rileks. Hidup Rileks! XDD) Itu sendiri udah lebih dari cukup karena mau tak mau jadi terpaksa untuk terus belajar agar tidak tertinggal. 'Tul kan?
Namun, perlu diakui kalau dalam fasilitas masih banyak yang kurang untuk mendukung kuliah, apalagi ITB pengen jadi universitas berbasis riset. Wuih, ambisius banget bukan? Makanya sekarang tuh kita mesti lulus min. 4 tahun, ga ada istilah mahasiswa abadi lagi, dengan konsekuensinya, mahasiswa ITB menjadi lebih study-oriented dan banyak yang di-DO. Walau ITB emang udah mulai berbenah dikit-dikit, dari ruang kuliah yang udah sering pake proyektor, wireless internet di seluruh kampus, komputer comlabs dan komputer di perpus ditambah dan diganti (komputer yang sekarang lebih bagus lho), sebenarnya kalau dibandingkan ama universitas lainnya di Indonesia (terutama negeri), ITB itu masih lebih baik, tapi sayangnya ga diikuti dengan perawatan (maintenance) dan SDM yang memadai. Coba liat, ibu-ibu yang jaga komputer di perpus itu kayaknya ga tahu apa-apa tentang komputer deh dan banyak komputer yang lemot.
Aku jadi inget cerita dosen Kimiaku dulu, Bu Mega namanya, dia sering ke luar negeri untuk ngerjain proyek, salah satunya ke India. Beliau bercerita bagaimana keadaan universitas di India, dan katanya, ruang kuliahnya lebih buruk dari kita. Pencahayaan satu-satunya datang dari bohlam, ruangannya ga terlalu besar jadinya kalau banyak orang jadi sesak dan padat, dan ga ada yang namanya proyektor, yang ada cuman OHP dan itupun sering ga jelas, tapi dengan semua keterbatasan itu, tahu ngga kalau universitas-universitas India terutama yang jurusan bisnisnya menempati peringkat 10 besar dunia? (Peringkatnya aku ga apal tepatnya tapi yang jelas masuk 100 besar) Universitas kita aja ga ada yang nembus 100 besar dunia, padahal dilihat dari fasilitas, kita masih jauh (baca: jauuuuuuh) lebih baik dari mereka, tapi kok kita koit? Mereka juga banyak yang pergi ke kampus pake sepeda lho.
Kita sering mengeluh ini itu tentang fasilitas, tapi sebenarnya yang menentukan kualitas pendidikan itu sendiri adalah kita sendiri, bagaimana kita mengatasi keterbatasan tersebut dengan memanfaatkan yang udah ada. Justru India dengan segala keterbatasannya menjadikan mereka memiliki motivasi yang sangat besar untuk berhasil, ditambah dengan kebanggaan mereka akan India, banyak yang lulus dengan nilai bagus bahkan ada yang menempati jabatan-jabatan tinggi, ada pun yang memperoleh Nobel. Seharusnya kita dengan fasilitas lebih baik, bisa lebih baik lagi dari mereka bukan?
Bukan berarti kita ga boleh memperoleh fasilitas terbaik, bukan begitu. Cuman jangan jadikan itu alasan untuk melenakan kita. Kekurangan utama kita adalah motivasi dari dalam diri, motivasi untuk menjadi yang terbaik, memberikan yang terbaik untuk (pinjem salam Ganesha) Tuhan, bangsa, dan almamater. Jangan terlalu bergantung pada orang lain atau lembaga untuk memberi kemudahan sepenuhnya kepada kita. Seperti minta Tuhan biar ga ada kejahatan dan kemiskinan, suatu hal yang mustahil. Akan selalu ada kesulitan, tapi selalu ada kemudahan setelahnya.
Ga mustahil kalau kita nanti berhasil mengharumkan nama almamater dan bangsa, ITB akan terus terpacu buat lengkapin fasilitasnya. Jadi jangan mengkerut dulu... Jangan keseringan liat ke atas, liat ke bawah juga. Kita masih lebih beruntung dari banyak orang lain yang ga berhasil ngelanjutin sekolah, ga berhasil dapet fasilitas yang kita peroleh sekarang...
Sebagai penutup, ada kutipan terkenal dari pidato inaugurasi presiden John F. Kennedy :
'Ask not what your country can do for you; ask what you can do for your country.'
-Annisa-
13405033
YangSenengAdaTopikKayakGinianAyoKomen!
Labels: ITB, pendidikan, universitas




There
Lo sudah melengkapi comment gw ke Dissa, hehe..
Minjem kata2nya Pak Isa,"Kalo tujuan kalian kuliah ke ITB hanya untuk lulus dan mendapatkan pekerjaan, maka kalian sudah salah pilih.." (kurang lebih seperti itu).
Kata2 yang pendek, tapi bisa direnungkan.
Iya dis, gw setuju bgt dg pendapat Annisa,.
Cuma masukkan aja, sebenernya qta ini uda beruntung lho dapet kul di ITB, kul di univ, negeri dengan biaya yang ga seberapa jika dibandingkan dengan univ negeri lain,.
Dan gw rasa bagus ato ga' nya suatu univ ga hanya diliat dari fasilitas univ tsb, tapi juga dari kualitas SDM nya, dosen ataupun mhs nya,.
Mm, gw juga sering kq ngeluh2 ttg ITB, tapi gw pikir lagi, sebenarnya fasilitas qta tuh lengkap, tapi mungkin karena ITB sudah berdiri dari taon jebot, makanya segala fasilitas2 tsb tampak tua,. (emanknya orang,.!)
HEHEHE,..
Ya suw d, cukup segitu aja,.
OK d, mari majukan div ini,.! Semangat,.!!!
fanny_sh'05
emangnya fasilitasnya segitu gak lengkapnya ya??kl menurut gw siy udah cukup lengkap dan lumayan hightech juga kok ( secara gw agak gaptek alias gagap teknologi, hehehehe!!!!) dan kalo soal ibu2 yang jaga di perpustakaan yang gak ngerti apa2, yaa harap maklumlah namanya juga cari duit demi keluarga jadi apa aja dilakuin meskipun gak ngerti.. yang pasti siy gw bangga bgt masuk ITB, mau fasilitasnya kaya gimana kek yang penting gw bisa menuntut ilmu dengan baik dan membanggakan mama papa ( cieillah, gw baek bgt ya!! ) tp itu serius lho!!! jd mari kita belajar sebaik-baiknya di kampus kita tercinta ini!!! Smangat!!!
Btw, liburan bosen niy gak ngapa2in...
Yasuw, kalo comment gw agak sedikit ngaco maaph ya...
christin_06