<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/3595556366236942779?origin\x3dhttp://akapela-mti-itb.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Harry Potter and the Deathly Hallows

Salah satu alasan kenapa daku menghilang dalam beberapa hari ini (halah, hiperbolis). Soalnya cuman selesai dalam 8-9 jam, begitu dah selesai, langsung bikin Review dan ngumpulin Trivia segala hal yang terjadi di buku terakhir ini.

Buku ini sangat teramat sangat direkomendasikan untuk dimiliki sendiri :D

Buat yang mau lihat reviewku tentang Deathly Hallows, silahkan baca di sini: LiveJournal
Dan sekalian latihan B. Inggris, kalau ada yang salah dengan grammarnya atau apapun silahkan perbaiki ;)

Tambahan lagi, buat yang punya Goodreads, add aye ya :)

Checkout my reading list on Goodreads - where you can see what your friends are reading.

http://www.goodreads.com/friend/i?i=LTM2MDY5NTY3OTM6MzE1%0A

~Annisa05033~

Labels: , ,

Akapela MTI | Saturday, July 28, 2007 at 3:34 AM

sekolah itu murah tapi perlu biaya (mahal??)

waktu itu aku ingeet banget, hari pengumuman USM ITB, skitar 10 orang temen SMA aku yang dapet. pengen ikut seneng, tapi -jujur aja- ngga bisa.. waktu itu aku belum dapet kuliah di mana-mana, dan ngga sanggup finansial untuk ikut USM. sedih pastinya, tapi itu memicu aku buat kerja keras belajar buat SPMB. one of the hardest chapter in my life.. but the, i made it.
dan biaya yang harus dibayar relatif murah menurut aku..

tapi, tadi pagi baru bacabaca.. SPP ITB mau naik.. dan proporsi mahasiswa baru lewat USM semakin tinggi.. kenapa ya? sedih.. apa ngga ada kebijakan lain ya? atau ITB memang ingin mendidik orang2 berduit aja? atau gimana? i'm trying so hard to look at the brightside..
murah dan mahal itu relatif, tergantung isi kantong orang masing2. tapi mungkin ini bisa menjembatani pemikiran kita

pendidikan itu mahal saat biaya yang dikeluarkan lebih besar daripada ilmu yang didapatkan, dan sebaliknya, pendidikan itu murah saat ilmu yang didapat jauuh lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan..

dan (puji Tuhan) sampai saat ini aku masih bisa bilang pendidikan aku itu murah.. bukan karena biaya yang aku bayar. tapi karena ilmu yang aku dapet. ya ilmu TI-nya, ya pelajaran hidup di dalemnya yang ngga bisa terbayar dengan berapa pun uang yang aku punya. kalo ada temen-temen (yang berada di dalam institusi pendidikan) dan berpendapat pendidikan itu mahal, ayo temen2, kita serap ilmu lebih banyak, supaya jadi bisa lebih bermanfaat, supaya tiap sen yang kita keluarkan itu memang pantas untuk dikeluarkan. karena memang ada saatnya suatu sistem yang ada memang ngga bisa dirubah, dan pilihan kita cuma ngejalanin aja. sistem pendidikan ITB yang aku maksud.. :)

buat sodara-sodara kita yang belum beruntung, yang belum ada di dalam institusi pendidikan, mereka semua itu PR buat kita. tugas kita lah, untuk membuat hidup mereka lebih baik.. untuk membuat mereka sadar dan mau bekerja keras untuk taraf hidup yang lebih baik.. semoga ilmu-ilmu yang kita dapet sekarang bisa untuk bantu mereka.. jangan pernah berhenti belajar, jangan pernah nyerah untuk masa depan bangsa kita yang lebih baik.. karena kita itu insan terpelajar yang bukan cuma bisa memprotes, tapi mampu memberi solusi.
every single step we do, does make a difference..

untuk Tuhan, bangsa, dan almamater...

regards,
gana respati
13405152

PS: oiya, buat temen2 tau aja nih, di Pengabdian Masyarakat MTI kita ada program beasiswa MTI, kalo ada temen2 yang butuh (ato temennya temen2 mungkin.. hehee..), hubungin aja Titis 2005, atau ke aku juga boleh..
jangan ragu buat cerita ya.. =)

Akapela MTI | Monday, July 23, 2007 at 8:15 PM

numpang curhat

Kagum,,ternyata di Solo banyak bgt yang apresiatif ma budaya dan tradisi indonesia.emang slogannya "Solo kutha budaya" c...
Senang!tp skaligus mengenaskan, bingung juga c,,soalnya banyak bule yang suka dan tertarik ma budaya kita. Padahal kita sendiri orang Indonesia,anak mudanya indonesia yang dibilang generasi penerus malah g doyan dan g ngerti ma tradisi,budaya,dan sejenisnya.
kebanyakan lebih milih nonton film2 import di bioskop/konser musik yang nampilin band2 populer itu,daripada nonton pagelaran sendratari,karawitan,wayang,dsb.
Mungkin bisa dibilang ini masalah minat,cuma takut aja klo semakin ke sana,seiring waktu budaya ini punah,,yah paling g kita twlah budaya daerah kita masing2...
Biar Indonesia di mata negara lain g hanya dikenal ma utang,KKN,kebiasaan berpendapat tanpa solusi itu,dan segala kebobrokannya.
semakin aq knal dan cari tahu ttg budaya indonesia (jawa khususnya) aq semakin merasa klo budaya kita tu indah lho...


Sayangnya pas aq datang ke sini g bertepatan ma acara Skaten,yang bikin aq penasaran itu kebo (kerbau) bulenya (katanya kotoran kebonya bisa bikin cewek2 remaja awet muda, banyak rejeki klo dibawa pulang ato diusapin ke muka!!,,,g tw jg kbenarannya,aq juga blm prnh cobain,,hehe,,cm orang2 masi banyak yang mlakukan itu,yaah namanya juga tradisi... )

Sayangnya lagi aq ma temen2 cuma 3minggu belajar di ISI Solo,,waktu yang kurang banget bwt blajar knal budaya jawa aja (Surakarta khususnya,tariannya aja khususnya),apalagi sekarang tari-tariannya da banyak variasinya.
Beberapa waktu kemarin (lupa tanggal brp!pokoknya bulan Juni)ada penampilan tari Bedhoyo yang digagas oleh orang Jepang,pengajar ISI, karena beliau ingin melihat tarian aslinya yang hanya boleh ditarikan di dalam keraton aja,tapi sejak tari Bedhoyo dah diperbolehkan keluar dari keraton sekarang da banyak variasinya (tari Bedhoyo ini memang tarian sakral keraton yang harus ditarikan oleh 9penari karena menggambarkan hawa nafsu,penarinya pun sebelum menari harus melakukan ritual terlebih dulu).



cita-cita nii..!!(klo ada dana,,hehe) membedah nusantara,,(*temen-temen doain iuth banyak rejeki y,,kn klian juga yang dapet critanya tar..hehe)

Akapela MTI | Saturday, July 7, 2007 at 6:29 AM